Kopi Robusta, Kopi Pekat dengan Aroma yang Kuat dan Citarasa yang Khas

Kopi Robusta Kopi Pekat dengan Aroma yang Kuat dan Citarasa yang Khas. Kopi robusta adalah salah satu jenis tanaman kopi yang menghasilkan biji kopi yang pekat dengan aroma yang kuat dan citarasa yang khas. Cita rasa dan aroma yang kuat inilah yang menjadi kelebihan kopi robusta, sehingga nama robusta diambil dari bahasa Inggris “robust” yang artinya kuat. Kopi robusta artinya kopi yang beraroma kuat, rasa kopi robusta yang lebih pahit (dari kopi arabika) menandakan rasa kopi yang kuat dan mengandung kafein yang cukup tinggi (lebih tinggi dari kopi arabika).


Kopi robusta merupakan jenis kopi yang memiliki nama ilmiah “Coffea Canephora”. Meskipun jenis kopi ini sering disebut jenis kopi berkualitas kelas 2 di bawah kualitas kopi arabika, namun tanaman kopi robusta lebih mudah dibudidayakan dan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit (di banding kopi arabika) sehingga di negara-negara yang kurang begitu baik ditanami kopi arabika, kopi ini mendominasi produksi kopi negara-negara tersebut.

Jenis kopi robusta pertama kali ditemukan di daerah Kongo sekitar tahun 1862. Dalam perkembangan selanjutnya kopi robusta banyak dihasilkan oleh negara-negara di benua Afrika, Asia Selatan dan Asia Tenggara. Ditingkat internasional produksi kopi robusta mencapai sekitar 30% seluruh produksi kopi dunia.

Dominasi produksi kopi global masih dipegang oleh kopi arabika yang produksinya mencapai 70% produksi kopi di seluruh dunia. Karena alasan inilah kopi robusta sering disebut sebagai kopi kelas 2 dibawah kopi arabika. Alasan lainnya adalah kopi robusta dinilai memiliki rasa yang sedikit asam, lebih pahit dan memiliki kandungan kafein yang lebih banyak. Namun Kopi robusta yang memiliki kandungan kopi yang pekat dengan aroma yang kuat dan citarasa yang khas dan lebih pahit sangat digemari masyarakat dunia.



Sejarah Kopi Robusta


kopi robusta berasal dari Afrika, yang daerah penyebarannya meliputi Kongo, Liberia, Sudan dan Uganda. Kopi Robusta pertama kali ditemukan di kongo pada tahun 1898, dan mulai dikembangkan di daerah asia tenggara termasuk Indonesia di awal abad ke-20 oleh perusahaan dagang pemerintah Belanda pada zaman penjajahan.

Pada mulanya di Indonesia ditanami kopi Arabika, namun penyakit karat daun mulai mewabah yang menyebabkab rusaknya perkebunan-perkebunan kopi di Indonesia, dan ketika tanaman kopi diganti dengan jenis robusta, wabah karat daun tidak menyerang lagi, sehingga kopi robusta akhirnya ditanam secara besar-besaran di Indonesia mulai tahun 1902.

Perkebunan kopi di Indonesia didominasi oleh tanaman kopi robusta sebesar 80%, kopi arabika sebesar 17%, sisanya ditanami kopi jenis liberika dan excelsa. Indonesia merupakan  negara penghasil kopi robusta ketiga terbesar di dunia dibawah Vietnam dan Brasil


Klasifikasi Tanaman Kopi Robusta

Klasifikasi kopi robusta meliputi Kingdom (kerajaan) Plantae, Divisi Tracheophyta, Kelas Magnoliopsida, Family/suku Rubiaceae, Genus/Marga Coffea, Spesies Coffea canephora.
Kopi robusta sama seperti kopi arabika termasuk dalam suku (family) Rubiaceae dan genus (marga) Coffea, namun berbeda spesiesnya yaitu Coffea Canephora, atau lebih lengkapnya Coffea Canephora Var. Robusta.
Salah satu sub-spesies dari Coffea Canephora atau kopi robusta adalah kopi liberika, namun dalam perkembangannya, kopi liberika disebut sebagai kopi yang memiliki spesies tersendiri, yaitu spesies Coffea Liberica.



Ciri Tanaman Kopi Robusta

1.    Daun kopi robusta berbentuk oval dan ujung daun meruncing. Daun tumbuh pada bagian batang, cabang dan ranting tanaman kopi robusta.
2.    Buah kopi robusta berukuran lebih kecil dari ukuran buah kopi arabika.
3.    Warna buah kopi robusta ketika masih muda hijau dan setelah matang berwarna merah.
4.    Buah kopi robusta yang matang menempel kuat pada tangkainya. Tidak seperti buah kopi arabika yang suka rontok ketika sudah matang.
5.    Perawatan tanaman kopi robusta relatif mudah.
6.    Buah kopi yang dihasilkan tanaman kopi robusta relatif banyak banyak.
7.    Tanaman kopi robusta bisa bertahan di daerah yang suhunya berubah-ubah.

Ciri-Ciri Biji Kopi Robusta:


Tekstur biji kopi robusta sedikit kasar.
Bentuk biji kopi robusta agak bulat dan lebih padat dari kopi arabika.
Rasa biji kopi robusta lebih seperti cokelat.
Aroma biji kopi robusta berbau khas dan manis.
Warna biji kopi robusta cukup variatif tergantung cara pengolahan biji kopi.


Perbedaan Kopi Robusta dengan Kopi Arabika


1.    Buah kopi robusta lebih kecil dibanding buah kopi arabika
2.    Buah kopi robusta menempel kuat pada tangkainya walaupun sudah matang, berbeda dengan buah kopi arabika yang suka rontok bila sudah matang.
3.    Tekstur biji kopi robusta lebih kasar dari kopi arabika
4.    Bentuk biji kopi robusta lebih bulat dan lebih padat dari kopi arabika
5.    Tanaman kopi robusta lebih mudah tumbuh daripada tanaman kopi Arabika, perawatannya pun relatif lebih mudah dibanding tanaman kopi arabika.
6.    Tanaman kopi robusta menghasilkan lebih banyak buah kopi per tahun disbanding hasil yang diperoleh tanaman kopi arabika.
7.    Tanaman kopi robusta masih bisa ditanam didaerah dengan suhu yang sering berubah-ubah dibanding tanaman kopi arabika.
Syarat Tumbuh Tanaman Kopi Robusta

1.    Tanaman kopi robusta bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian tanah dibawah 1000 meter diatas permukaan laut, dan memiliki ketahananan yang lebih baik (dari kopi arabika) terhadap serangan penyakit karat daun.
2.    Suhu optimum untuk pertumbuhan tanaman kopi robusta sekitar 26°C.
3.    Curah hujan yang baik untuk pertumbuhan kopi robusta berkisar antara 2000 – 3000 mm per tahun.
4.    pH atau keasaman tanah untuk kopi robusta sekitar 5-6,5.
5.    Tanaman kopi robusta membutuhkan tanah yang gembur dan kaya akan kandungan organic untuk pertumbuhannya karena perakaran tanaman kopi robusta cukup dangkal sehingga tanah harus mengandung unsur hara yang baik dan cukup rentan terhadap kekeringan.


Fakta Kopi Robusta


Berikut ini merupakan fakta kopi robusta:
-    Produksi kopi robusta secara global berada pada urutan kedua setelah kopi arabika
-    Nilai jual biji kopi robusta masih lebih rendah dari kopi arabika.
-    Indonesia adalah negara penghasil kopi robusta yang cukup besar, mayoritas perkebunan di Indonesia ditanami kopi robusta, hanya sebagian kecil lahan perkebunan di Indonesia yang ditanami kopi arabika, kopi liberika dan kopi excelsa.
-    Biji kopi robusta sering diolah dan dijadikan bahan baku kopi instan dan bahan campuran kopi racikan untuk memperkaya citarasa kopi racikan (blend).
-    Biji kopi robusta sering digunakan untuk meracik capucino, macchiata, cofe latte, dan lainnya sebagai minuman kopi berbasis susu.
-    Biji kopi robusta menghasilkan minuman kopi yang pekat dengan aroma yang kuat dan citarasa yang khas kopi robusta.

Rasa Kopi Robusta

Rasa kopi robusta dengan kandungan kopinya yang pekat dengan aroma yang kuat dan citarasa yang khas yang dihasilkannya agak pahit, hal ini disebabkan kandungan kafein dari biji kopi robusta yang cukup tinggi yakni sekitar 2,2%.
Banyak orang yang suka aroma kopi robusta sehingga kopi ini dibuat minuman tanpa campuran apapun, dan ada yang mengolahnya menjadi minuman kopi mix robusta dengan mencampurkan gula saja, tanpa campuran bahan lain seperti susu, cokelat dan lainnya. Dan sebagian ada yang membuat berbagai campuran bahan lain untuk menghasilkan rasa yang lebih kaya.
Aroma Kopi Robusta
Aroma kopi robusta telah dikenal lebih seperti cokelat (kakao), kacang-kacangan atau teh hitam. Ada juga jenis kopi robusta yang beraroma kayu alami. Dalam pembuatan minuman kopi racikan atau blend dan kopi instan (siap saji), kopi robusta sering digunakan sebagai bahan campuran untuk memperkaya aroma dan menguatkan rasanya.
Varietas Kopi Robusta
Varietas kopi robusta yang dihasilkan negara lain seperti contohnya kopi robusta Vietnam, kopi robusta India, kopi robusta Jamaika dan kopi robusta Uganda dan kape alamid Filipina.

Kopi Robusta Indonesia

Indonesia sebagai salah satu negara penghasil kopi robusta yang terbesar ditingkat global memiliki berbagai sub-varietas kopi robusta yang tersebar diberbagai daerah di nusantara ini diantaranya kopi robusta aceh, kopi robusta jawa dan lainnya. Meskipun subvarietas kopi robusta bermacam-macam, namun cirikhas yang umum dari kopi robusata yang menghasilkan minuman kopi yang pekat dengan aroma yang kuat dan citarasa yang khas tetap ada pada kopi robusta Indonesia.

Indonesia memiliki salah satu varietas kopi robusta yang terkenal dengan nama kopi luwak asli Indonesia. Kopi luwak ini merupakan biji kopi robusta yang dikumpulkan dari binatang luwak sehingga rasanya khas.

Demikian infomasi tentang, Kopi Robusta Kopi Pekat dengan Aroma yang Kuat dan Citarasa yang Khas.Semoga bermanfaat (Agyan G)



Previous
Next Post »