Bagaimana Pengaruh Pujian terhadap Perilaku Anak


Pengaruh Pujian terhadap Perilaku Anak. Orang tua seringkali memuji anak-anak mereka karena prestasi yang ditunjukkan anak itu. Mereka tak segan-segan mengatakan bahwa itu anak mama atau itu baru anak papa. Tapi ketika prestasinya mulai menurun atau mulai digeser oleh anak lainnya pujian itu tak kunjung hadir, bahkan semua berjalan biasa-biasa saja seakan taka da sesuatu yang istimewa lagi yang telah dicapai sang anak.

Anak yang sering mendapat pujian dikala berprestasi namun dikala prestasinya menurun atau ia sedang mencoba hal yang baru dan belum menunjukkan hasil optimal, taka da lagi pujian. Pada kondisi seperti ini anak-anak secara naluri akan merasa bimbang dan cemas apakah apa yang sudah ia lakukan kini tidak bernilai lagi dihadapan kedua orang tuanya atau dihadapan para pendidiknya. Rasa percaya diri anak mulai menurun dan mungkin akan berdampak pada penurunan prestasinya terus menerus.

Apakah pujian akan memberi pengaruh positif pada perkembangan mental anak atau sebaliknya malah menghancurkan kepribadiannya. Disini orang tua harus bijak dalam melontarkan pujian kepada anak-anak, kapan harus memuji anak. Orang tua pun dituntut untuk bisa memberi pujian sesuai dengan kadar anak apa adanya jangan terlalu berlebihan yang seolah mengada-ada mungkin pujian seperti inilah yang bisa menghancurkan kepribadian anak karena anak akan terbebani dengan pujian yang selangit sementara ia tidak pernah terbukti melakukan hal-hal besar yang ditujukan padanya.

Pujian orang tua kepada anak pada dasarnya merupakan bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih anak, baik prestasi dibidang akademik atau kemampuan-kemampuan anak ketika bisa melakukan hal-hal yang baik.

Jadi pujian pada dasarnya akan mempunyai pengaruh terhadap akhlak seseorang dan memberi bekas dihatinya apabila pujian dilontarkan pada waktu yang tepat dan tidak berlebihan. Pujian seperti ini akan bermanfaat bagi orang yang dipuji. Demikian juga ketika hendak mengkoreksi perilaku seseorang sebaiknya diberikan pujian terlebih dahulu untuk membesarkan hatinya dan membuatnya lega, baru kemudian memberitahukan apa yang harus dikoreksinya. Metoda seperti ini bisa memberi bekas pada hati seseorang untuk lebih serius melakukan perubahan dirinya kea rah yang lebih baik.





Previous
Next Post »