Permainan Ternyata Memiliki Nilai Manfaat Bagi Anak-Anak



Permainan yang memiliki manfaat bagi anak-anak. Anak-anak yang sedang mengalami proses tumbuh kembang harus senantiasa didukung kesehatan fisiknya dan dididik serta ditanamkan nilai-nilai yang luhur dalam mental dan karakternya agar perkembangan fisik maupun mentalnya berjalan dengan baik dan membawa nilai-nilai yang positif untuk kehidupannya kelak dikemudian hari.

Orang tua dan para pendidik harus betul-betul menerapkan pendidikan anak secara seimbang dalam arti tidak hanya mengedepankan kecerdasan otak semata namun harus benar-benar memberi ruang yang cukup agar jiwanya berkembang tanpa tekanan beban-beban akademis di sekolah. Untuk menyiasatinya dalam pendidikan anak sering disertakan bentuk-bentuk permainan yang berisi nilai-nilai pendidikan disela-sela kegiatan belajar baik di rumah maupun di sekolah.

Permainan memainkan peranan penting bagi anak-anak karena sudah tabiat anak-anak menyukai permainan sehingga kalaupun mereka dilarang bermain maka mereka tetap akan mencari cara agar bisa bermain. Langkah yang bijaksana yang bisa dilakukan orang tua dan para pendidik agar anak tetap mau belajar dengan baik, berkualitas dan berprestasi adalah memberinya kesempatan untuk bermain sesudah belajar, atau mengadakan bentuk-bentuk permainan ketika belajar, dengan istilah lain belajar sambil bermain.

Permainan ternyata memiliki nilai-nilai manfaat bagi anak-anak, diantaranya sebagai berikut:

1. Nilai manfaat fisik
Permainan anak-anak pada umumnya berhubungan dengan kekuatan dan kelenturan fisik (psikomotorik) seperti berjalan, berjalan cepat, berlari-lari ketika mengejar kawannya, melompat-lompat seperti dalam permainan tali, menendang dalam permainan bola, menangkap bola dan lain sebagainya yang memiliki manfaat untuk menguatkan dan melenturkan otot-otot anak.

Ada beberapa permainan yang bertujuan melatih keterampilan anak diantaranya menyusun bentuk seperti menyusun rumah-rumahan dari kayu, menyusun potongan-potongan gambar puzzle, menggambar dan lain sebagainya. Pada dasarnya permainan anak-anak bertujuan untuk melatih keterampilan baik pisik maupun mental dan kemampuan anak.

2. Nilai manfaat edukasi
Ketika bermain, anak-anak secara tidak langsung sedang belajar, baik belajar mengenai alat-alat bermain yang bermacam-macam bentuk dan fungsinya. Selain itu mereka belajar tentang warna-warna dan ukuran alat.

Selain itu anak-anak bisa belajar mengenai tata aturan dalam permainan dan sistem permainan sehingga anak-anak memahami tata cara melakukan setiap permainan yang berbeda-beda jenis dan tata caranya. Meskipun tidak memahami secara utuh namun paling tidak anak-anak telah memahami dasar-dasar dari sikap disiplin mematuhi peraturan yang berlaku.

Pengetahuan-pengetahuan yang diperoleh anak-anak dalam permainan merupakan pengetahuan informal atau ekstra yang tidak didapatkan ketika belajar formal. Hal ini akan menambah kekayaan intelektual anak-anak.

3. Nilai manfaat sosial
Bermain dalam prakteknya sering melibatkan beberapa orang sehingga bisa menjadi ajang untuk membangun hubungan pertemanan bagi anak-anak. Anak bisa mengenal teman-temannya dan bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dimana ia berada.

Permainan yang melibatkan kelompok anak-anak bisa menjadi sarana pendidikan untuk mengenalkan dan membangun pemahaman tentang kerjasama kelompok sehingga diharapkan terbangun karakter menghargai orang lain.

4. Nilai manfaat kepribadian
Manfaat bermain yang lebih khusus bagi pribadi anak-anak diantaranya sebagai sarana bagi anak untuk belajar mengukur kemampuan dirinya melalui peranan yang diperolehnya dalam permainan. selain itu manfaat yang cukup penting yang bisa diperoleh anak dalam permainan adalah menemukan dan mengembangkan potensi dirinya yang masih pasif dan harus terus dibangun dan dikembangkan melalui kreativitas yang berkelanjutan. Banyak atlit olah raga misalnya yang terpilih menjadi atlit terbaik disebabkan ketika masa kecilnya dikenal berprestasi di bidang olah raga.

5. Nilai manfaat akhlak
Permainan memiliki manfaat untuk mengembangkan nilai-nilai akhlak bagi anak-anak seperti akhlak yang baik mengenai kejujuran, sportivitas dan keadilan.
Previous
Next Post »