Cara Kembangkan Kecerdasan Mental Pada Anak Usia Pra Sekolah



Cara Kembangkan Kecerdasan Mental Anak Usia Pra Sekolah.Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya memiliki mental dan intelektual yang baik agar kelak anak dapat meraih prestasi dan kesuksesan dalam hidupnya. Kecerdasan mental seorang anak sangat mempengaruhi pembentukan karakter anak sejak dini, oleh karena itu kecerdasan mental anak harus di bangun dan ditumbuh kembangkan semenjak dini terutama semenjak usia pra sekolah.

Beberapa kecerdasan mental yang sudah mulai berkembang pada anak usia prasekolah diantaranya adalah :

1. Anak usia prasekolah sudah mulai belajar mengetahui apa yang dirasakan oleh orang lain dan mulai memahami situasi lingkungan tempatnya berada. Anak usia prasekolah sudah mulai memahami perasaan gembira saat orang lain tertawa, sedih saat orang lain menangis, ia tahu saat ibunya sedang marah.

2. Anak usia prasekolah sudah mulai bisa melepaskan ketergantungan pada orang tuanya sedikit demi sedikit terutama ketergantungan pada ibu. Hal inilah yang membedakan anak usia prasekolah dengan anak-anak berusia antara 0 smpai 3 tahun yang memiliki ketergantungan khususnya dengan ibunya baik ketergantungan secara fisik maupun mental. Pada usia prasekolah anak sudah dituntut belajar mandiri seperti belajar memakai baju sendiri, memakai sepatu sendiri dan aktivitas bermain pun banyak dilakukan sendiri, walaupun begitu tetap harus didampingi ibunya sebab pada usia ini anak sedang mencoba untuk beradaptasi dengan lingkungan sosialnya.

3. Anak usia prasekolah sudah mulai dituntut untuk memahami kedisiplinan dan mentaati peraturan-peraturan yang berlaku. Berbagai bentuk peraturan dan kedisiplinan yang biasa terjadi seperti disiplin waktu mandi, menggosok gigi, makan, memakai pakaian, tidur, sampai disiplin ketika bermain ada batas waktunya dan harus mulai belajar membereskan alat bermainnya dan menyimpannya pada tempatnya semula.

Pada usia prasekolah, anak-anak sudah mulai belajar mengenali konsep diri dan lingkungannya dengan baik. Hal ini dapat dioptimalkan dengan mengembangkan kecerdasan mental anak.

Cara mengembangkan kecerdasan mental anak usia prasekolah adalah sebagai berikut:

1. Mengembangkan Kemandirian Anak
Tugas perkembangan anak usia prasekolah adalah kemandirian. Kemandirian anak usia prasekolah bisa dikembangkan dengan meningkatkan kedekatan antara orang tua dan anak. Anak-anak yang memiliki kedekatan yang aman dengan orang tuanya akan lebih mandiri karena ia selalu merasa dekat dengan orang tua walaupun orang tua tidak berada disampingnya, hal ini disebabkan adanya interaksi yang hangat dan penerimaan diri yang baik antara anak dengan orang tua. Anak yang tidak memiliki kedekatan yang aman dengan orang tuanya akibat kurangnya penerimaan antara kedua belah pihak, sering adanya pertentangan misalnya sering dikritik atau dimarahi cenderung tidak memiliki kemandirian karena jiwanya selalu gelisah.

Beberapa anak usia prasekolah ada yang sama sekali belum bisa mandiri, ia masih harus berada didekat ibunya, ia masih takut bila berhadapan dengan orang yang belum dikenal dan ia terlihat cemas dan gelisah bila sedikit saja jauh dari ibunya. Pada anak usia prasekolah yang sudah bisa mulai percaya diri, tenang ketika tidak ada ibunya misalnya ia berada dikelas kelompok bermain, hal ini bisa terus dikembangkan dan dioptimalkan dengan memupuk kedekatan dan memberinya kepercayaan sehingga anak tetap fokus pada pelajaran yang diberikan gurunya di kelompok bermain, atau fokus pada aktivitas mengeksplorasi diri walaupun tidak ada ibunya.

2. Pola Asuh yang Bijaksana
Pola asuh yang baik akan mempengaruhi perkembangan mental anak usia prasekolah. Pola asuh yang bijaksana dan demokratis dalam arti berupaya menjalin kompromi dengan anak tentang apa saja yang boleh dan apa saja yang tidak boleh akan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengutarakan atau mengekspresikan perasaannya. Hal ini akan menjadikan anak gembira dan ceria, lebih bisa menghargai orang lain, mudah bersahabat dan mudah bekerjasama.
Previous
Next Post »